Warung Kopi Bardiman

 

bardiman-01-bardiman-celloBardiman. Entah nama siapa itu kok bisa jadi nama warung. Salah satu pelanggannya malah bilang barangkali itu semacam pisuhan yang disamarkan #bardimantenan.

Warung Kopi Bardiman adalah sebuah warung kopi yang buka 24 jam di Seturan, Yogyakarta. Bertajuk “warung kopi”, tempatnya cukup terang, bersih, dan didominasi warna alami kayu. Setiap kali aku lewat di Jalan Seturan Raya, tempat ini selalu kebak mencep, dan jalanan pun sangat padat, jadi malas buat berhenti mampir. Untungnya malam itu sepi nyenyet, jadi aku bisa bebas mengambil gambar.

Warung Kopi Bardiman versi sepi nyenyet. Sayangnya si VW Beetle yang biasa nangkring di parkiran sedang ngeluyur entah ke mana.
Warung Kopi Bardiman versi sepi nyenyet. Sayangnya si VW Beetle yang biasa nangkring di parkiran sedang ngeluyur entah ke mana.
Bar-nya Bardiman, lengkap dengan gitar, cello, dan Turkish oud.
Bar-nya Bardiman, lengkap dengan gitar, cello, dan Turkish oud.
Banyak kutipan tersebar di sini, dan ini salah satu yang pertama kali kubaca.
Banyak kutipan tersebar di sini, dan ini salah satu yang pertama kali kubaca.
Koleksi kopi yang dipajang di bar: Toraja, Wamena, dan kawan-kawan.
Koleksi kopi yang dipajang di bar: Toraja, Wamena, dan kawan-kawan.
Mengintip di belakang bar, masih banyak koleksi kopi seluruh Nusantara, termasuk kopi luwak.
Mengintip di belakang bar, masih banyak koleksi kopi seluruh Nusantara, termasuk kopi luwak.
Di sebelah kanan bar, ada beberapa kaleng kerupuk dan timbangan, menampilkan juga kopi Bengkulu dan kawan-kawannya.
Di sebelah kanan bar, ada beberapa kaleng kerupuk dan timbangan, menampilkan juga kopi Bengkulu dan kawan-kawannya.
Grinder yang digunakan di sini. Sayangnya dia hanya menawarkan menu kopi tubruk dan siphon coffee. Akan sangat keren jika di sini ada mesin presso.
Grinder yang digunakan di sini. Sayangnya dia hanya menawarkan menu kopi tubruk dan siphon coffee. Akan sangat keren jika di sini ada mesin presso.

Kesan pertama adalah betapa banyaknya koleksi kopi yang dia miliki. Semuanya dari Nusantara. Semoga saja dia juga paham betul bagaimana cara menyimpan stok kopinya yang hebat ini supaya tetap nikmat ketika disajikan. Apalagi kalau sampai ada mesin presso. Joss!

Berikutnya, mari kita melihat-lihat suasana dan dekorasi di dalam warung kopi ini.

Suasana di lantai 1. Ini sepi. Kalau rame gak akan bisa motret apa-apa karena pasti ketutupan lautan manusia.
Suasana di lantai 1. Ini sepi. Kalau rame gak akan bisa motret apa-apa karena pasti ketutupan lautan manusia.
Dekorasinya boleh juga, dengan macam-macam kutipan di sana-sini.
Dekorasinya boleh juga, dengan macam-macam kutipan di sana-sini.
Pramoedya pun bersanding dengan Aristotle.
Pramoedya pun bersanding dengan Aristotle.
Salah satu elemen dekorasi lain yang menarik adalah lukisan dinding. Ini salah satunya di lantai 2.
Salah satu elemen dekorasi lain yang menarik adalah lukisan dinding. Ini salah satunya di lantai 2.
Soekarno pun dilukis di dinding.
Soekarno pun dilukis di dinding.
Malam ini dia berdinas sendirian, si Beetle entah ke mana.
Malam ini dia berdinas sendirian, si Beetle entah ke mana.

Baiklah, selesai sudah melihat-lihat. Kini saatnya mengisi perut. Aku memesan kopi tubruk Wamena dan seporsi omelette. Emangnya kenyang makan telur dadar doang? Tunggu…

Kopi tubruk Wamena. Penyajiannya cukup sederhana, khas warung kopi. Soal rasa, aku tetap lebih berselera pada kopi yang diseduh dengan presso. Tapi ini pun sudah lumayan enak.
Kopi tubruk Wamena. Penyajiannya cukup sederhana, khas warung kopi. Soal rasa, aku tetap lebih berselera pada kopi yang diseduh dengan presso. Tapi ini pun sudah lumayan enak.
Nah, lalu apakah gerangan yang dimaksud omelette? Ternyata ia adalah pizza indomie kawan-kawan! Ini makanan wajib anak kos dari jaman tahun 2000-an awal. Sedikit di luar perkiraan, tapi oke juga. Maka kenyanglah saya.
Nah, lalu apakah gerangan yang dimaksud omelette? Ternyata ia adalah pizza indomie kawan-kawan! Ini makanan wajib anak kos dari jaman tahun 2000-an awal. Sedikit di luar perkiraan, tapi oke juga. Maka kenyanglah saya.

Kopi Tubruk Wamena: Rp 15.000
Omelette: Rp 10.000
Total biaya: Rp 25.000

Lumayan lah buat pertama kali ke sini. Akan kah kembali lagi? Tergantung apakah ramai, karena tempat yang terlalu ramai lalu menjadi tidak menyenangkan buatku untuk bersantai dan minum kopi.

Cheers!

6 Comments

  1. ahahaha… sepertinya ga ada om, dan kalaupun ada tempat ini kalo pas rame ya rame buanget, ga cocok buat working space

  2. stephanie marceria

    keren2 dit.. mantaaaab.. lanjutkan! *murah2 ya ngafe disana >.< huaaa..

    • wkwkwk iyah murah2 banget di sini. ayo lah maen kemari, aku puter2in keliling jogja ^^

  3. waaah! iki ndek jogja? Keren – keren! pengen main agak lama ke jogja jadinya~ Pengen cafe hopping~~ nanti anterin ya :p

Comments are closed.